Profil Organisasi
Sejarah Kembara
Keluarga Mahasiswa Kabupaten Bandung Barat (KEMBARA) adalah organisasi sosial-kemasyarakatan non pemerintah dan non profit. Berawal dari isu pemekaran kabupaten Bandung Barat, beberapa aktivis muda kabupaten Bandung Barat yang aktif sebagai mahasiswa di berbagai universitas yang ada di wilayah Jawa Barat, bertekad membentuk organisasi daerah (ORDA) dengan harapan mampu menopang kinerja pemerintahan pada waktu itu, kemudian dirembukkanlah sebuah gagasan yang melahirkan sebuah nama yaitu KEMBARA (Keluarga Mahasiswa Kab.Bandung Barat). KEMBARA lahir pada tanggal 07 Januari 2007 dengan berazaskan kekeluargaan yang berfokus pada pengkajian dan studi kebijakan tentang persoalan yang ada di daerah KBB secara luas.
Pendirian KEMBARA ini berangkat dari sebuah kesadaran dan kenyataan akan problem masyarakat KBB yang hingga kini belum menemukan sebuah formula yang komprehensif dan holistik. Oleh karena itu mudah-mudahan KEMBARA bisa menjadi sebuah organisasi primordialis (kedaerahan) yang bisa membantu dalam menyelesaikan semerawutnya permasalahan yang ada di ranah wilayah KBB tersebut, baik di jajaran pemerintahan maupun masyarakat sebagai fokus utama advokasi KEMBARA.
Di sudut kosan kecil bernama Pondokan Gayo, Mahasiswa dan Mahasiswi yang berasal dari Kabupaten Bandung Barat melingkar merumuskan satu gagasan besar untuk mengawal nafas baru Kabupaten Bandung Barat. Bertepatan dengan pemekaran Kabupaten Bandung, tepatnya di tanggal 07 Januari 2007, terbentuklah organisasi KEMBARA
Berikut merupakan Nama-nama Deklarator Kembara :
1. Edi Rusyandi
2. Awan Gunawan
3. Asep Bunyamin
4. Rahmat Sulaeman Zulkarnain
5. Topan Sopandi
6. Dina Sutiana
7. Rina Rohmawati
8. Ihda Alvi Rosida
9. Taufan Turmudzi
10. Ajang Afip Marwan
Dewasa ini, KEMBARA semakin mampu membuktikan bahwa dalam melaksanakan kegiatan apapun, akan selalu bersinggungan dengan masyarakat sebagai suatu subjek komunitas. KEMBARA akan selalu mengedepankan esensi dalam setiap kegiatan guna meningkatkan nalar gerak kader KEMBARA maupun nalar intelektual masyarakat KBB. Sampai pada pembuatan proposal ini, KEMBARA telah mampu bertahan selama empat belas tahun dengan tetap menjaga esensinya sebagai organisasi sosial yang didalamnya terdapat banyak mahasiswa dengan berbagai macam studi. Sehingga tidak ada kata tidak mungkin untuk mewujudkan masyarakat KBB yang semakin maju, apabila KEMBARA mampu untuk tetap konsisten sebagai contoh bagi pemuda dan organisasi masyarakat lain yang ada di KBB.